Tujuan :
1. Meningkatkan populasi, produksi dan produktivitas ternak;
2. Meningkatkan lapangan kerja dan pendapatan peternak;
3. Meningkatkan pengetahuan, keterampilan dan pemberdayaan peternak;
4. Mengembangkan sistem agribisnis peternakan.
Sasaran :
Sedangkan sasaran yang ingin dicapai seiring dengan berkembangnya perekonomian masyarakat melalui bidang Peternakan dan kesehatan hewan dengan indikator sebagai berikut :
1. Peningkatan populasi ternak rata-rata per tahun untuk :
a. Ternak besar : 1,20 %
b. Ternak kecil : 1,50 %
c. Unggas : 2,50 %
2. Peningkatan produksi rata-rata per tahun untuk :
a. Daging : 2,50 %
b. Telur : 2,70 %
c. Susu : 3,00 %
3. Peningkatan konsumsi rata-rata per tahun untuk :
a. Daging : 2,50 %
b. Telur : 3,00 %
c. Susu : 3,00 %
4. Peningkatan pendapatan peternak rata-rata per tahun untuk :
a. Peternak sapi potong : 1,50 %
b. Peternak sapi perah : 2,30 %
c. Peternak unggas : 2,00 %
5. Peningkatan penyerapan tenaga kerja rata-rata per tahun untuk :
a. Peternak sapi potong : 1,25 %
b. Peternak sapi perah : 1,50 %
c. Peternak unggas : 2,00 %
6. Tercapainya calving interval (jarak kelahiran) untuk ternak besar 14 bulan dan ternak kecil 8 bulan.
7. Tercapainya kenaikan berat badan sapi per hari (daily weigt gain) sebesar 0,80 kg/hari/ekor.
8. Tercapainya kenaikan hasil Inseminasi Buatan (IB) pada ternak sapi potong dan sapi perah rata-rata per tahun :
a. - Akseptor sapi potong : 5 %
- Kelahiran hasil IB sapi potong : 3,5%
b. - Akseptor sapi perah : 10 %
- Kelahiran hasil IB sapi perah : 3 %
9. Menurunnya angka kesakitan (morbiditas) rata-rata per tahun untuk :
a. Ternak besar : 0,50 %
b. Ternak kecil : 1,00 %
c. Unggas : 2,00 %
10. Meningkatnya jumlah kelompok peternak mandiri.
11. Meningkatnya Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang bersumber dari retribusi pemotongan hewan